Hidup memang penuh dengan segala hal yang tidak kita sukai, sesuatu yang terjadi di luar dugaan. Atau bahkan serangkaian peristiwa yang menyakitkan.
Menurutku semua itu adalah bumbu-bumbu kehidupan, yang membuat hidup lebih hidup(cie malah iklan). Oleh karena itu wajar jika manusia dihadapkan oleh masalah(Menyinggung artikel sebelumnya yang membahas tentang akal, salah satu tujuan manusia diberi akal adalah untuk menyelesaikan masalah). Tidak penting masalah apa yang sedang kita hadapi, hal yang terpenting adalah proses/bagaimana kita menyelesaikan masalah yg sedang kita alami. Kita harus percaya bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluar, seperti dijelaskan dalam al quran surat al insyira ayat 6
innama al usri yusra (sesungguhnya didalam kesulitan terdapat kemudahan).
Sebagai contoh, aku punya 1 pengalaman.
8 Desember 2008, bertepatan dengan hari raya idhul adha. Sore sekitar pukul 3, aku pulang ke semarang karena esok paginya aku harus kuliah.
Awalnya biasa-biasa saja, aku menunggu bus jurusan purwokerto-semarang di terminal Temanggung. Setelah satu jam menunggu akhirnya ada 1 bus yang datang. Namun sayang, bus itu sudah penuh terisi dan tak mungkin aku menaikinya. Karena hari sudah sore, aku putuskan untuk naik bus dua kali. Dari Secang aku menunggu bus jurusan jogja-semarang, akhirnya aku mendapatkan bus juga walaupun aku harus berdiri berdesak-desakan selama 2 jam(Saat itu aku sadar banyak bus yang libur karena bertepatan dengan hari raya idul adha). Pikirku enggak apa-apalah, daripada besok aku harus bolos kuliah.
Menjelang maghrib aku tiba di semarang, pada saat aku berjalan menuju rumah kontrakan, aku sedikit heran kenapa rumah tampak gelap. Jangan2 teman2 yang lain pulang tanpa memberi kabar kepadaku.
Ternyata benar, tidak ada orang sama sekali saat itu. Aku telepon satu persatu temanku, namun tidak ada satu pun yang tersambung. Aku bingung harus berbuat apa, hari sudah mulai gelap. Lalu aku putuskan untuk shalat terlebih dahulu, sempat terpikir di benakku minta ijin pada takmir untuk tidur di masjid. Namun belum sampai ngomong aku teringat oleh 1 teman, dan alhamdulillah setelah ku telepon nyambung dan dia pun menjemputku. Akhirnya malam itu aku menginap di kos-kosan temanku tanpa harus merasakan dinginnya angin malam (he...he).
Peristiwa itu merupakan 1 contoh kecil dari surat al insyira, jika kita mau berusaha pasti ada jalan keluar.
Don't give up and always struggle for our life !!
2 komentar:
Bener27x,
setuju!
Setiap kesulitan ada kemudahan!
Setiap aku lapar harusnya ada makanan..(waktu ngash komen lagi laper)
@farcham
he7x setiap masalah ada jalan keluar,
nha klu km lapar
buruan cari pisank.
Posting Komentar